Sakit perut merupakan kondisi yang sering dialami oleh anak-anak. Tidak hanya umum terjadi, sakit perut yang disertai dengan demam dapat menjadi pertanda bahwa buah hati kita mengalami gangguan yang cukup serius. Bagi anak yang telah berusia 2 tahun lebih dapat mengatakan rasa sakit perut yang dialaminya. Berbeda dengan anak yang belum dapat berbicara, anak tersebut tidak dapat mengatakan rasa sakit perut yang dialaminya. Agar anak tidak terus menderita sakit perut yang disertai demam, kita wajib mengetahui penyebab sakit perut yang dialami oleh anak.

Bagi anak yang menderita penyakit perut ringan yang disertai dengan demam, ada penyebab yang mempengaruhinya. Penyebab sakit perut pada anak yang disertai demam dapat terjadi akibat kurangnya mengkonsumsi sumber makanan berserat, kembung, susah buang air besar, radang tenggorokan, alergi makanan dan depresi. Sakit perut yang disertai demam dapat pula terjadi jika sakit perut yang dialami oleh anak semakin parah. Sakit perut dikatakan memburuk jika selama 24 jam sakit perut tak juga reda. Sakit perut jenis ini dapat disebabkan oleh batu empedu, hernia, keracunan timbal, anemia, tungkak lambung, usus buntu dan infeksi saluran kemih. Jika anak mengalami salah satu penyebab tersebut, anak sebaiknya dibawa ke dokter dengan segera agar dapat memperoleh penanganan yang tepat.

Sakit perut anak yang disertai demam perlu untuk kita waspadai. Jika rasa sakit pada perut tak kunjung reda, sakit perut pada anak tersebut telah masuk ke dalam kondisi yang membahayakan. Berikut ini merupakan tanda-tanda sakit perut anak yang perlu untuk kita waspadai:

  1. Sakit perut terjadi selama 24 jam dan tak kunjung reda
  2. Sakit perut yang disertai dengan muntah darah atau cairan berwarna gelap
  3. Diare yang bercampur dengan darah atau diare yang terjadi selama 3 hari berturut-turut
  4. Sakit perut yang dibarengi dengan rasa sakit ketika buang air kecil
  5. Timbul ruam merah pada kulit ketika sakit perut
  6. Sakit perut dengan demam tinggi

 

By Kayla